Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Agustus 2010

Rahasia Kurma

Bulan Ramadan identik dengan kurma. Setiap kali menjelang berbuka puasa, buah manis berwarna cokelat terang hingga gelap ini sering menjadi menu perdana berbuka. Dikutip dari Arab News, pakar kesehatan Paul Gross dalam bukunya 'Buah-buahan Super' menyebutkan ada beberapa faktor yang membuat jenis buah tertentu dikategorikan sebagai buah super. Yakni nutrisi, kandungan fitokimia, warna serta berbagai uji klinis mengenai manfaat buah.

Kurma atau dalam bahasa ilmiahnya dactylifera phoenix merupakan buah asli dari Semenanjung Arab, Timur Tengah dan Afrika Utara. Warna kurma beragam, dari coklat terang hingga mendekati warna hitam. Bentuknya pun berbeda-beda, dari persegi panjang, bulat kecil hingga berukuran besar dan panjang. Kebanyakan buah potensial ekspor itu berupa kurma kering.

Kurma kaya akan gizi, fitokimia, air dan gula alamiah untuk mempertahankan kesehatan suku badui saat di padang pasir. Kandungan fruktosa dan glukosa dalam kurma adalah sumber energi sekaligus kaya asam amino. Keuntungan lain kurma, buah ini rendah lemak namun kaya serat dan prebiotik dan pitosterol, yang membantu mengendalikan kadar kolesterol. Kurma kaya akan selenium, kalium, kalsium, magnesium, mangan, dan besi yang meningkatkan kekebalan serta melindungi jantung, membangun massa tulang, dan meningkatkan sel darah merah.

Vitamin B dan C di dalamnya juga penting bagi kesehatan dan kekebalan tubuh. Asam lemak omega dalam kurma terbukti menyehatkan jantung, kulit, dan otak yang mirip dengan minyak zaitun. Kurma juga berfungsi sebagai buah detoksifikasi dan mengurangi radikal bebas dalam tubuh dengan kandungan karotenoid, polifenol, anthocyanin, proanthocyanidins oligomer, tanin, luteolin, quercetin, dan apigenin.

Dari studi para ilmuwan Abu Dhabi, kurma terbukti mampu menekan bakteri menembus membran sel dan mencegah infeksi serta lebih tahan disimpan dalam jangka waktu lama. Di Arab, sejak dahulu, kurma telah dikenal sebagai pengobatan tradisional untuk banyak kondisi, mulai dari gangguan pencernaan dan pernafasan dan membangun tulang untuk kehamilan, kelahiran,membantu ibu menyusui, meningkatkan sperma, meningkatkan dorongan seksual, dan kesuburan hingga energi selama melahirkan, dan mencegah pendarahan. Jadi, sungguh cocok jika Anda memilih kurma sebagai menu berbuka untuk memulihkan energi setelah seharian berpuasa.

Sabtu, 29 Mei 2010

Tips Pertajam Daya Ingat

Sering mengalami lupa atau kehilangan kata-kata yang ingin diucapkan di tengah kalimat secara tiba-tiba, atau kerap lupa pada tanggal lahir seseorang atau tugas sederhana? Jika Anda pernah mengalaminya, ini adalah hal wajar. Kebiasaan lupa yang dialami seseorang dinilai normal, karena bisa disebabkan kelelahan, kegelisahan dan stres.

Jika Anda kerap lupa terhadap hal-hal kecil, sebuah penelitian menemukan beberapa strategi sederhana untuk meningkatkan kemampuan otak dan memori Anda, yaitu:

Hirup Aroma Rumput
Setelah bertahun-tahun melakukan penelitian, ilmuwan saraf di University of Queensland, Brisbane, menemukan, bau rumput segar memicu dua bagian otak, amigdala (yang berkaitan dengan emosi) dan hippocampus (yang berhubungan dengan memori). Hasilnya, menghirup bau aroma luar ruangan ini dapat membantu menghilangkan stres dan meningkatkan memori.

Tetapi, para ilmuwan Australia tidak sepenuhnya terkejut bahwa reaksi ini terjadi secara bersamaan, karena stres kronis secara langsung berhubungan dengan kelupaan. Jika sulit mencari lokasi yang ditumbuhi banyak rerumputan, Anda bisa menggunakan lilin wangi atau minyak wangi yang baunya seperti rumput segar. Ini bisa jadi alternatif yang baik.

Kunyah Permen karet
Penelitian yang dilakukan Pusat Penelitian Gizi Anak di Baylor College of Medicine di Houston, AS menunjukkan, permen karet dapat meningkatkan kewaspadaan. Remaja yang mengunyah permen karet 14 minggu selama di dalam kelas saat pelajaran matematika, dan saat mengerjakan PR matematika diketahui memiliki skor lebih tinggi dibandingkan dengan remaja yang tidak mengunyah permen karet.

Sebuah studi serupa yang dilakukan beberapa tahun lalu di University of Northumbria di Newscastle, Inggris, menemukan, orang mengunyah permen karet selama tes meningkatkan memori jangka panjang dan jangka pendek, dan lebih baik daripada mereka yang tidak mengunyah permen karet.

Meskipun belum diketahui secara pasti hubungan antara permen karet dengan kekuatan memori, namun para peneliti Jepang percaya bahwa peningkatan memori ini dipengaruhi oleh peningkatan denyut jantung (berkat karet) yang mengarah ke ekstra oksigen yang dikirim ke otak.

Memangkas asupan kalori
Menurut penelitian di Jerman yang diterbitkan dalam jurnal 'Proceeding of National Academy of Sciences', wanita sehat antara usia 50 dan 80 tahun yang mengurangi asupan kalori mereka sebanyak 30 persen selama tiga bulan menunjukkan peningkatan 20 persen pada tes memori verbal.

"Menurut para peneliti, para wanita yang memotong kalori menjadi lebih sensitif terhadap insulin gula darah hormon yang mengatur dan memiliki penurunan kadar protein C-reaktif - dan keduanya telah dikaitkan dengan peningkatan fungsi otak," kata ahli gizi Cynthia Sass, yang juga penulis 'Log Ultimate Diet.'

Untuk mengurangi kalori tanpa merasa Anda tidak makan, Sass menyarankan pemotongan porsi daging sapi menjadi setengah porsi dan menggantikan daging dengan jamur cincang. Atau, mengurangi porsi nasi dan pasta.

Sumber: Aolhealth.com

Selasa, 25 Mei 2010

Tampil Awet Muda Secara Instan

Banyak wanita rela menghabiskan uang agar senantiasa awet muda. Tak tanggung-tanggung, teknik perawatan kecantikan yang dipilih bisa memakan biaya selangit, plus menyakitkan.

Namun, saat ini makin marak tren kecantikan yang bisa membuat penampilan awet muda dalam hitungan menit, dan bisa bertahan lama. Seperti dikutip dari situs Modern Mom, berikut cara yang ditempuh banyak wanita untuk tampil awet muda secara instan:

Photofacial
Teknik kecantikan ini tengah populer di Hollywood. Photofacial adalah teknik laser yang mampu menghapus noda-noda di wajah atau kerusakan kulit lainnya. Dengan cara ini perubahan warna kulit bisa dilakukan hanya dalam waktu 15 menit.

Teknik ini juga meningkatkan produksi kolagen sehingga membuat wajah tampak segar. Serta, bisa membunuh bakteri, sehingga bagus untuk kulit berjerawat.

Botox
Botox telah lema dikenal sebagai teknik kecantikan mujarab yang bisa melenyapkan keriput dalam waktu singkat. Banyak selebriti menggunakan teknik botox agar kulit mereka kencang dan mulus. Perawatan ini cukup favorit di kalangan wanita karena efeknya yang instan dan bisa bertahan hingga 3-6 bulan.

Radiesse
Menurut para ahli kecantikan di Laser Away, Radiesse adalah sebuah teknik perbaikan kulit di bagian lipatan jauh di dalam kulit. Perawatan ini bisa dengan instan menggantikan kulit mati, sehingga membuat terlihat lebih kencang.

Wanita yang telah menjalani proses persalinan biasanya menjalani teknik ini untuk menurunkan berat badan pasca-kehamilan. Hanya dalam waktu 20 menit, berat badan Anda akan kembali ideal.

Juvederm
Teknik satu ini merupakan bentuk lain dari perawatan filler (terapi mengisi lapisan kulit dengan bahan tertentu agar kulit lebih halus). Juvederm berfungsi menghindari kerutan dan garis wajah dengan cara menyuntikkan jarum ke kulit wajah. Teknik ini banyak diminati, karena efeknya bisa dirasakan sampai satu tahun.

Thermage
Prosedur ini dapat memperhalus kerut-kerut pada kulit, membuat Anda berpenampilan lebih muda. Tidak seperti prosedur-prosedur lainnya, seperti operasi pengangkatan kerutan wajah (facelift), Thermage tidak memerlukan pengirisan. Teknik ini dapat dilakukan kurang dari satu jam.
Manfaat lain dari perawatan Thermage adalah prosedur ini dapat dilakukan selama istirahat makan siang Anda. Sehingga para pasien dapat makan siang, melaksanakan prosedur ini, dan kembali ke tempat kerja mereka dengan tampilan lebih muda. Karena itulah prosedur Thermage ini dikenal sebagai 'facelift saat istirahat makan siang'.

10 Tanaman Ajaib Penurun Kadar Gula Darah

Anda penderita Diabetes? Jika kadar gula darah Anda bermasalah, tak ada salahnya mencoba 10 bahan berikut yang membantu menurunkan gula darah, meningkatkan sensitifitas insulin, menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol, dan beberapa manfaat lain.

1. Gymnema Sylvestre
Fungsi utama: Menurunkan gula darah
Dosis umum: 200 - 250 miligram per hari. Nama Hindi tumbuhan ini berarti ‘penghancur gula’, dan tanaman ini dikatakan memiliki kemampuan untuk menurunkan kemampuan mendeteksi rasa manis. Tanaman ini dianggap sebagai tanaman paling kuat untuk mengendalikan gula darah. Kemungkinan besar, cara kerjanya adalah dengan meningkatkan aktivitas enzim yang membantu sel tubuh untuk menggunakan glukosa atau dengan merangsang produksi insulin. Walaupun belum ada penelitian intensif, tapi belum ditemukan adanya efek samping serius untuk penggunaan tanaman ini.

2. Pare
Fungsi utama: Menurunkan gula darah
Dosis umum: 50 - 100 mililiter (3-6 sdm) jus per hari. Pare yang pahit ini dianggap mampu membantu sel menggunakan glukosa secara lebih efektif dan meredam penyerapan gula di dalam usus. Para peneliti di Filipina yang meneliti konsumsi pare kepada pria dan wanita dalam bentuk kapsul selama 3 bulan menemukan adanya penurunan gula darah, walaupun sedikit, tetapi konstan. Permasalahan yang muncul adalah masalah pencernaan, tapi tidak jelas apa.

3. Magnesium
Fungsi utama: Menurunkan gula darah
Dosis umum: 250 - 350 miligram per hari. Kekurangan magnesium tidak jarang ditemui sebagai salah satu penyebab diabetes, bahkan gejala ini memperburuk kondisi gula darah dan resistansi insulin. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen magnesium dapat memperbaiki fungsi insulin dan menurunkan gula darah. Coba konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi insulin.

4. Prickly Pear Cactus (Daging buah kaktus)
Fungsi utama: Menurunkan gula darah
Dosis umum: jika dikonsumsi sebagai makanan, 150 gram rebusan kaktus per hari. Buah matang dari kaktus ini mampu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Bentuk yang bisa ditemui adalah dalam bentuk buah, atau jus, atau bubuk. Para peneliti menemukan bahwa buah ini menurunkan kadar gula darah karena adanya komponen yang mirip dengan insulin. Buah ini juga tinggi kadar seratnya.

5. Gamma-Linolenic Acid (Asam Linoleat Gamma)
Fungsi utama: Mengurangi sakit saraf
Dosis umum: 270 - 540 milligrams sekali per hari. Asam Linoleat Gamma, atau GLA adalah asam lemak yang ditemukan dalam minyak bunga evening primrose. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penderita diabetes adalah orang yang memiliki level GLA rendah dalam darah, dan penelitian menunjukkan bahwa suplemen ini dapat menurunkan, bahkan mencegah sakit di saraf yang muncul akibat diabetes

6. Chromium (Krom)
Fungsi utama: Menurunkan kadar gula
Dosis umum: 200 mikrogram per hari.

Mineral ini dianggap mampu meningkatkan kinerja insulin dan terlibat juga dalam metabolisme karbohidrat, lemak dan protein. Beberapa penelituan menunjukkan bahwa mineral ini membantu menurunkan gula darah, tapi hanya untuk mereka yang memang kekurangan krom.

7. Bilberry
Fungsi utama: Melindungi mata dan syaraf
Dosis umum: 80-120 miligram standar billberry extract per hari. Saudara blueberry ini memiliki antioksidan kuat dalam buah dan daunnya. Antioksidan yang dinamai antosianidin ini, membantu mencegah kerusakan sel darah kecil yang dapat merusak saraf dan retina mata. Penelitian terhadap hewan menunjukkan adanya penurunan gula darah juga akibat konsumsi buah

8. Alpha-Lipoic Acid (Asam Alpha Lopoic)
Fungsi utama: Mengurangi rasa sakit syaraf, dan menurunkan kadar gula darah
Dosis umum: 600-800 miligram per hari.
Disingkat ALA, bahan yang mirip vitamin ini menetralkan berbagai radikal bebas. Pembentukan radikal bebas adalah salah satu faktor peningkatan gula darah, dapat membuat kerusakan saraf dan berbagai masalah lain. ALA jg mampu membantu sel otot untuk menyerap gula darah. Di salah satu penelitian di Jerman, sekelompok peneliti memerika 40 orang dewasa yang mengkonsumsi ALA dan placebo. Di akhir studi selama 4 minggu, ditemukan bahwa ALA meningkatkan sensitifitas insulin sebanyak 27 persen.

9. Fenugreek
Fungsi utama: Menurunkan gula darah
Dosis umum: 5 sampai 30 gram setuap makan, atau 15 sampai 90 gr per hari. Biji-bijian yang digunakan sebagai bumbu masakan India ini mampu menurunkan tekanan darah, meningkatkan sensitifitas insulin, dan menurunkan kolesterol, menurut beberapa penelitian. Efek ini mungkin timbul karena tingginya kadar serat. Bijinya jg mengandung asam amino yang meningkatkan produksi insulin. Di salah satu penelitian terhadap fenugreek, 60 orang yang mengkonsumsi 25 gr bumbu ini menunjukkan peningkatan yang baik terhadap pengendalian gula darah.

10. Ginseng
Fungsi utama: Menurunkan gula darah
Dosis umum: 1-3 gram per hari dalam bentuk kapsul atau tablet, 3-5 mililiter dalam bentuk tincture 3kali sehari. Dikenal karena kemampuannya yang mendorong sistem kekebalan tubuh, ginseng ini memiliki beberapa hasil positif mengenai diabetes. Para peneliti menemukan bahwa ginseng memperlambat penyerapan karbohidrat, meningkatkan kemampuan sel dalam menyerap glukosa, dan meningkatkan pelepasan insulin dari pankreas. Ditemukan juga di Toronto dalam suatu penelitian, bahwa ginseng mampu menurunkan kadar gula sampai 15-20 persen.

Tak ada salahnya Anda mencoba suplemen alami tersebut, tapi ada baiknya konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsinya. Jika tidak ada perubahan setelah satu atau dua bulan, hentikan dan jangan buang-bunga lagi uang Anda. Salam sehat!

Minggu, 23 Mei 2010

Turunkan Kolestrol Tanpa Pengobatan

Tingginya kadar kolesterol tidak hanya dialami oleh orang yang bertubuh gemuk atau berusia lanjut. Pola hidup yang tidak sehat dapat membuat kadar kolesterol dalam darah meningkat dan mendatangkan ancaman berbagai penyakit mematikan. Namun, jangan terburu-buru menjalani pengobatan apabila dokter menyatakan kadar kolesterol Anda tinggi. Jika kadar kolesterol Anda masih berada di angka 200 hingga 230 miligram/desiliter (mg/dl) dan Anda tidak memiliki risiko serangan jantung lain, Anda dapat mengembalikan kadar kolesterol Anda dengan mengatur makan dan berolahraga.

Allen Smith dari laman LiveStrong menulis langkah-langkah untuk menurunkan kolesterol, antara lain:

- Lakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, terutama jika Anda berusia di atas 40 tahun dan ada riwayat sakit jantung dalam keluarga Anda. Pastikan dokter memeriksa tekanan darah, bobot, tinggi badan, rekam jantung, dan pemeriksaan darah. Tes darah harus meliputi uji kadar kolesterol, kadar lipoprotein berdaya larut rendah (LDL/lemak jahat), lipoprotein berdaya larut tinggi (HDL/lemak baik), dan trigliserida.

- Diskusikan hasil pemeriksaan Anda dengan dokter. Tanyakan, apakah Anda harus menjalani program olah raga tertentu. Fokus kepada kadar LDL dan HDL dalam tes darah Anda. Jika program olah raga Anda efektif, kadar LDL akan turun sementara kadar HDL akan naik. Asosiasi Jantung Amerika menyatakan kadar LDL tidak boleh melebihi 140 mg/dl. Pada pria, kadar HDL minimum sebanyak 45 mg/dl, sementara pada perempuan, kadar HDL minimum sebesar 55 mg/dl.

- Sisihkan waktu sedikitnya 30 menit setiap hari untuk berolah raga. Anda dapat membagi ini menjadi dua sesi berdurasi masing-masing 15 menit di pagi dan sore hari.

- Pilih aktivitas yang dapat Anda lakukan di tengah kondisi apa pun. Cara terbaik untuk menurunkan kadar kolesterol adalah dengan memilih olah raga yang membuat kelompok-kelompok otot bekerja. Misalnya berjalan kaki, berlari, berenang, bersepeda, olah raga air, dan memanjat gunung.

- Tantang diri Anda untuk terus meningkatkan target latihan. Selain menurunkan kolesterol, cara ini juga baik untuk menjaga bobot tubuh. Periksa detak jantung sebelum dan setelah latihan.

- Jadwalkan pemeriksaan kesehatan atau uji darah, enam bulan setelah Anda memulai program. Bicarakan hasilnya dengan dokter Anda dan telaah kembali program olah raga Anda jika tidak menunjukkan hasil yang Anda inginkan. Anda juga dapat meminta saran ahli gizi untuk mengatur asupan nutrisi Anda.

Jumat, 21 Mei 2010

Manfaat Jambu Biji

JAMBU biji, buah ajaib yang akrab dalam kehidupan kita, punya multimanfaat bagi kesehatan. Buah ini sangat kaya vitamin C dan beberapa jenis mineral yang mampu menangkal berbagai jenis penyakit degeneratif, serta menjaga kebugaran tubuh. Daun dan kulit batangnya mengandung zat antibakteri, yang dapat menyembuhkan beberapa jenis penyakit.

Jambu biji secara taksonomi tergolong ke dalam famili Myrtaceae, genus Psidium, spesies guajava. Karena itu, dalam bahasa Latin disebut Psidium guajava. Dalam bahasa Inggris jambu biji dikenal sebagai guava, sedangkan di Indonesia disebut juga jambu batu, jambu klutuk, atau jambu siki.

Tanaman jambu biji termasuk tanaman perdu (tinggi dapat mencapai 10 meter) yang cepat beradaptasi dengan lingkungan dan memiliki daya regenerasi yang baik. Jambu biji dapat tumbuh di segala macam iklim dan lahan pada ketinggian antara 5-1200 meter dari permukaan laut.

Menurut sejarahnya, jambu biji berasal dari Amerika Tengah, tepatnya Brasil. Dari sana menyebar ke Thailand kemudian ke negara Asia lainnya, termasuk Indonesia. Di banyak negara, jambu biji merupakan tanaman terpenting bagi penduduk aslinya. Saat ini jambu biji ditanam di seluruh dunia, terutama di negara tropis.

Di Indonesia, sentra produksi utama jambu biji adalah DKI Jakarta (Jakarta Selatan), Jawa Barat (Cirebon dan Karawang), Jawa Tengah (Pekalongan, Grobogan, Kudus, Jepara, Gombong, Purbalingga, Purworejo, Sukoharjo, Semarang, Wonogiri, dan Cilacap), Daerah Istimewa Yogyakarta (Sleman, Gunung Kidul, Kulon Progo), Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sumatera, dan Kalimantan.

Tanaman serbaguna
Pohon jambu biji merupakan tanaman perdu bercabang banyak. Bagian dari tanaman ini yang sering digunakan untuk berbagai keperluan manusia adalah kulit batang, daun, dan buahnya.
Pemanfaatan kulit batang dan daun dalam bidang kesehatan memiliki sejarah yang cukup panjang dan masih terus berlangsung sampai saat ini. Daun jambu seringkali digunakan untuk pengobatan diare, gastroenteritis, dan keluhan-keluhan lain yang berhubungan dengan pencernaan.

Daun jambu kaya akan senyawa flavonoid, khususnya quercetin. Senyawa inilah yang memiliki aktivitas antibakteri dan yang berkontribusi terhadap efek antidiare. Polifenol yang ditemukan pada daun diketahui memiliki aktivitas sebagai antioksidan.

Seperti halnya daun jambu, kulit batang tanaman ini juga memiliki aktivitas antibakteri. Ekstrak dari kedua bagian tanaman ini secara in vitro bersifat toksik terhadap beberapa bakteri penyebab diare, seperti Staphylococcus, Salmonella, Shigella, Bacillus, Escherichia coli, Clostridium, dan Pseudomonas.

Bagian terpenting dari tanaman jambu biji adalah buahnya. Buah jambu dapat dikonsumsi dalam bentuk segarnya atau diolah menjadi berbagai macam produk seperti selai, jeli, pasta, dodol, dan jus.

Jenis jambu biji
Bentuk buah jambu biji sangat bervariasi dari bulat hingga lonjong seperti buah pir, serta beraroma wangi. Rasa buah manis, manis asam, atau asam. Rasa dan aroma jambu biji yang sangat khas disebabkan oleh senyawa eugenol. Kulit buah tipis berwarna hijau sampai hijau kekuningan. Bijinya bervariasi dari sangat sedikit hingga sekitar 500 biji dalam buah yang beratnya sekitar 150 gram. Panen buahnya dapat dilakukan sepanjang tahun (tidak mengenal musim).

Buah jambu biji besarnya cukup bervariasi, dari yang berdiameter 2,5 cm sampai dengan lebih dari 10 cm. Jambu yang disukai oleh masyarakat umumnya adalah yang berdaging lunak dan tebal, rasanya manis, berbiji sedikit, dan buahnya berukuran besar.

Jenis jambu biji di seluruh dunia ada sekitar 150. Di Indonesia yang banyak ditanam adalah jenis jambu sukun, jambu susu putih, jambu apel, jambu australia, jambu palembang, jambu kamboja, jambu pasar minggu, jambu merah getas, jambu harum manis, jambu sari, dan jambu tukan.

Vitamin C terbaik
Jambu biji dikatakan buah yang sangat istimewa karena memiliki kandungan zat gizinya yang tinggi, seperti vitamin C, potasium, dan besi. Selain itu, juga kaya zat nongizi, seperti serat pangan, komponen karotenoid, dan polifenol. Buah jambu biji bebas dari asam lemak jenuh dan sodium, rendah lemak dan energi, tetapi tinggi akan serat pangan.

Kandungan vitamin C buah jambu biji sekitar 87 mg, dua kali lipat dari jeruk manis (49 mg/100 g), lima kali lipat dari orange, serta delapan kali lipat dari lemon (10,5 mg/100 g). Dibandingkan jambu air dan jambu bol, kadar vitamin C pada jambu biji jauh lebih besar, yaitu 17 kali lipat dari jambu air (5 mg/100 g) dan empat kali lipat dari jambu bol (22 mg/100 g).

Disamping berfungsi sebagai antioksidan, vitamin C memiliki fungsi menjaga dan memacu kesehatan pembuluh kapiler; mencegah anemia gizi, sariawan, gusi yang bengkak dan berdarah (penyakit skorbut); serta mencegah tanggalnya gigi. Vitamin C dosis tinggi dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan berbagai infeksi. Dengan demikian, kita tidak mudah menjadi sakit, seperti flu, batuk, demam, dan lain-lain.

Vitamin C membantu penyerapan zat besi dan dapat menghambat produksi nitrosamin, suatu zat pemicu kanker. Vitamin C juga berperan untuk pembentukan kolagen yang sangat bermanfaat untuk penyembuhan luka. Ketersediaan vitamin C yang cukup dalam darah dapat mendorong kerja selenium dalam menghambat sel kanker, terutama kanker paru-paru, prostat, payudara, usus besar, empedu, dan otak.

Pada intinya, jambu biji dapat dijadikan sebagi sumber utama bagi kebutuhan vitamin C tubuh. Konsumsi jambu biji seberat 90 gram setiap hari sudah mampu memenuhi kebutuhan vitamin harian orang dewasa, sehingga mampu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Kandungan vitamin C pada jambu biji mencapai puncaknya menjelang matang. Sebagian besar vitamin C jambu biji terkonsentrasi pada bagian kulit serta daging bagian luarnya yang lunak dan tebal. Karena itu, jambu biji sebaiknya dikonsumsi beserta kulitnya.

Sumber potasium dan serat
Jambu biji juga mengandung potasium sekitar 14 mg/100 gram buah. Potasium berfungsi meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat-zat gizi lainnya ke sel-sel tubuh, mengendalikan keseimbangan cairan pada jaringan sel tubuh, serta menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).

Cara kerja potasium di dalam tubuh adalah kebalikan dengan natrium (pemicu hipertensi). Karena itu, di dalam menu harian sangat dianjurkan untuk mengonsumsi natrium dan kalium dalam rasio 1:1. Proses pengolahan makanan dengan menggunakan garam cenderung untuk menaikkan natrium jauh melebihi kalium.

Jambu biji juga merupakan sumber serat pangan (dietary fiber). Serat pangan bermanfaat untuk mencegah berbagai penyakit degeneratif, seperti kanker usus besar (kanker kolon), divertikulosis, aterosklerosis, gangguan jantung, diabetes melitus, hipertensi, dan penyakit batu ginjal.

Konsumsi serat pangan masyarakat Indonesia saat ini masih sangat rendah, yaitu sekitar 10 gram/orang/hari. Padahal, konsumsi serat pangan yang dianjurkan adalah 20-30 gram/orang/hari.

Jambu biji mengandung serat pangan sekitar 5,6 gram per 100 gram daging buah. Jenis serat yang cukup banyak terkandung di dalam jambu biji adalah pektin, yang merupakan jenis serat yang bersifat larut di dalam air. Serat yang bersifat larut di dalam air memiliki peran besar dalam menurunkan kadar kolesterol, yaitu mengikat kolesterol dan asam empedu dalam tubuh, serta membantu pengeluarannya melalui proses buang air besar.

Dengan demikian, serat yang bersifat larut di dalam air berguna untuk mencegah aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah penyebab terjadinya penyakit jantung koroner dan stroke). Serat sejenis itu juga berperan dalam menurunkan kadar glukosa darah, sehingga sangat berperan dalam mencegah penyakit diabetes melitus.