Minggu, 23 Mei 2010

Turunkan Kolestrol Tanpa Pengobatan

Tingginya kadar kolesterol tidak hanya dialami oleh orang yang bertubuh gemuk atau berusia lanjut. Pola hidup yang tidak sehat dapat membuat kadar kolesterol dalam darah meningkat dan mendatangkan ancaman berbagai penyakit mematikan. Namun, jangan terburu-buru menjalani pengobatan apabila dokter menyatakan kadar kolesterol Anda tinggi. Jika kadar kolesterol Anda masih berada di angka 200 hingga 230 miligram/desiliter (mg/dl) dan Anda tidak memiliki risiko serangan jantung lain, Anda dapat mengembalikan kadar kolesterol Anda dengan mengatur makan dan berolahraga.

Allen Smith dari laman LiveStrong menulis langkah-langkah untuk menurunkan kolesterol, antara lain:

- Lakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, terutama jika Anda berusia di atas 40 tahun dan ada riwayat sakit jantung dalam keluarga Anda. Pastikan dokter memeriksa tekanan darah, bobot, tinggi badan, rekam jantung, dan pemeriksaan darah. Tes darah harus meliputi uji kadar kolesterol, kadar lipoprotein berdaya larut rendah (LDL/lemak jahat), lipoprotein berdaya larut tinggi (HDL/lemak baik), dan trigliserida.

- Diskusikan hasil pemeriksaan Anda dengan dokter. Tanyakan, apakah Anda harus menjalani program olah raga tertentu. Fokus kepada kadar LDL dan HDL dalam tes darah Anda. Jika program olah raga Anda efektif, kadar LDL akan turun sementara kadar HDL akan naik. Asosiasi Jantung Amerika menyatakan kadar LDL tidak boleh melebihi 140 mg/dl. Pada pria, kadar HDL minimum sebanyak 45 mg/dl, sementara pada perempuan, kadar HDL minimum sebesar 55 mg/dl.

- Sisihkan waktu sedikitnya 30 menit setiap hari untuk berolah raga. Anda dapat membagi ini menjadi dua sesi berdurasi masing-masing 15 menit di pagi dan sore hari.

- Pilih aktivitas yang dapat Anda lakukan di tengah kondisi apa pun. Cara terbaik untuk menurunkan kadar kolesterol adalah dengan memilih olah raga yang membuat kelompok-kelompok otot bekerja. Misalnya berjalan kaki, berlari, berenang, bersepeda, olah raga air, dan memanjat gunung.

- Tantang diri Anda untuk terus meningkatkan target latihan. Selain menurunkan kolesterol, cara ini juga baik untuk menjaga bobot tubuh. Periksa detak jantung sebelum dan setelah latihan.

- Jadwalkan pemeriksaan kesehatan atau uji darah, enam bulan setelah Anda memulai program. Bicarakan hasilnya dengan dokter Anda dan telaah kembali program olah raga Anda jika tidak menunjukkan hasil yang Anda inginkan. Anda juga dapat meminta saran ahli gizi untuk mengatur asupan nutrisi Anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar